Hari ini, akan kutuliskan hampir semua draft di memo hpku, percakapanku dengan diri sendiri di sebuah aplikasi chat, dan microsoft word laptopku yang sudah sekian lama kusimpan sendiri tanpa ada satu orangpun yang tahu ada cerita apa di baliknya.
Bahkan aku pun harus meyakinkan diri sendiri bahwa aku bukanlah aku, yang dulu, untuk beberapa waktu ini.
Mungkin aku butuh seseorang, atau sesuatu, untuk membagi cerita-cerita yang lama kupendam sendiri. Yang selalu jadi bahan pikiranku ketika larut dan mataku tetap tak mau terpejam. Sungguh, tujuh bulan bukanlah waktu yang singkat bagi seorang aku untuk benar-benar mengubur perasaan yang kian hari kupaksakan untuk pergi namun ia tidak bisa benar-benar pergi. Semakin kupaksa, semakin kuusahakan untuk melupakan, semakin aku teringat. Dan puncaknya, aku menangis mendengarkan sebuah lagu yang, entahlah, liriknya seperti mengisahkan kisah kita.
Showing posts with label Sorry. Show all posts
Showing posts with label Sorry. Show all posts
Friday, May 10, 2013
Monday, February 4, 2013
In Memoriam, Mak Bongky.
| source: kaskus |
Innalillahi wa inna ilaihi rooji'un.
Mak Bongky, yang bernama asli Sri Hoenoen Ontowati, kemarin malam, Minggu (3/2) pukul 23:45 WIB, menghembuskan napas terakhirnya di RSAL Dr. Ramelan Surabaya. Kenapa aku mau repot-repot dan susah-susah bikin postingan khusus untuk Mak Bongky?
Well, Mak Bongky atau tante Nungky Nena ini temen SMA sekaligus sahabat dekatnya mamaku. Pertemanan mama dan mak Bongky udah terjalin semenjak mereka berdua sekolah di SMA yang sama, SMA Trimurti Surabaya.
Pertama denger kabar meninggalnya mak Bongky itu tadi pagi sekitar jam 2-an. Waktu itu aku lagi nonton film Mirrors di RCTI, tiba-tiba hpnya mama bunyi. Ada telepon masuk. Mama yang udah tidur di sebelahku langsung bangun dan nerima telepon itu. Beberapa detik kemudian mama ngucap "Innalillahi" dengan nada yang terdengar shock. Mendengar mama ngomong gitu, aku tau pasti ada sesuatu yang gak beres. Dan entah kenapa pikiranku langsung tertuju sama mak Bongky. Mama nutup teleponnya, kemudian duduk terdiam. Shock. Kaget. Trus aku tanya, "Siapa yang meninggal ma?" dengan harapan ngga akan dijawab dengan "Mak Bongky". Tapi dugaan aku ternyata bener. Mak Bongky meninggal dunia setelah melawan penyakit serius yang menyerang bagian otaknya.
Aku kaget dan juga ngga percaya. Speechless. Trus aku tanya lagi ke mama, "Ma beneran mak Bongky meninggal? Tante Nungky kan ma? Salah info kali ma.." tapi mama cuman jawab, "Iya.. Ya Allah.." dengan suara lirih dan masih tertegun ngga percaya. Untuk beberapa saat, mama ngga bisa ngomong apa-apa. Cuman diem, trus hpnya bunyi lagi pertanda ada BBM. Dicek, kemudian diem lagi. Aku bisa ngerasain apa yang mama rasain saat itu, karena aku pun pernah mengalami rasanya ditinggal seorang sahabat yang baik, lucu, menyenangkan kaya mak Bongky.
Mama lalu cerita, hari Kamis kemarin, mak Bongky masih sempat telfon-telfonan sama mama. Mak Bongky bilang, "Mblek, mreneo yo mblek. Aku insyaallah nek waras tak dolen-dolen nang Pasuruan." (translate: "Mblek, ke sini ya Mblek. Aku insyaallah kalau udah sembuh mau main-main ke Pasuruan.") FYI, Mblek itu nama panggilan mama diantara temen-temennnya, dipanggilnya Jimblek. Waktu telfon-telfonan itu mama bilang bakal jengukin mak Bongky waktu mama ke Surabaya nanti. Namun ternyata takdir berkehendak lain.
Masih antara percaya ngga percaya, mama kemudian bangunin papa dan ngasih tau. Papa pun juga sama kagetnya kaya aku dan mama.
Jam setengah empat pagi dan kita bertiga ngga bisa tidur lagi. Mama mutusin buat sholat malam, entah sholat tahajud atau sholat hajat yang jelas tadi mama sholatnya lama dan berkali-kali. Kemudian aku denger mama menghela napas berat di sela-sela doanya, kemudian nangis sambil nutupin muka. Saat itu, aku merasa kejadian 3 tahun lalu, 11 Desember 2009, keulang. Aku masih inget perasaan itu waktu kehilangan Galih. Mungkin rasa sedihnya mama kurang lebih sama kaya sedihku waktu itu.
Selama ini, aku sudah cukup dekat dengan mak Bongky. Tiap mama kumpul sama temen SMAnya, selalu ada mak Bongky yang bikin suasana jadi lebih seger dengan guyonan dan celetukan renyahnya. Kata-kata yang khas banget dari mak Bongky yang akan selalu aku inget adalah "Njemunuk njaya." Kalian yang udah sering nonton acaranya mak Bongky pasti sudah hafal sama karakteristik mak Bongky kalau lagi bawain show. Di kehidupan nyata, sepanjang yang aku tau, mak Bongky ngga jauh berbeda dengan ketika waktu beliau lagi bawain show-nya di JTV. Ceria, selalu bikin orang sekitarnya ketawa, kalau ngomong selalu ditambahi 'm' sama 'n' didepan setiap katanya, intinya mak Bongky orang yang lucu dan menyenangkan. Ngga heran kalau banyak yang merasa kehilangan.
Aku ngga pernah nyangka kalau mak Bongky ternyata lagi berjuang melawan penyakitnya yang bisa dibilang cukup serius. Dari beberapa acara yang aku lewati sama mak Bongky, acara reunian temen SMAnya mama, family gathering ex-Trimurti '84, sampai waktu beliau jenguk aku pas aku kecelakaan beberapa bulan lalu, aku ngga pernah lihat ada guratan sakit di wajah beliau. Mangkanya, waktu beberapa bulan lalu mama bilang mau jenguk mak Bongky yang lagi sakit, aku kaget. Mak Bongky sakit apa? Yang aku tahu beliau selalu ketawa ketiwi dan terlihat ceria di segala situasi. Beliau yang selalu bikin sebuah acara jadi meriah berkat guyonannya. Itulah, mereka yang selalu terlihat ceria dan senyum kapanpun dimanapun, belum tentu mereka yang hidupnya selalu bahagia dan tanpa beban. Contohnya, mak Bongky. Dibalik perjuangannya melawan penyakit yang serius ini, masih ada hal lain yang membebani pikirannya yang sebenernya ngga bisa dibilang enteng. Tapi ya ngga aku beber di sini lah ya. Privasi.
Ngga pernah menyangka tante akan pergi secepat ini. Tapi inilah yang terbaik buat tante. Allah sayang banget sama tante, ngga mau membiarkan tante berlama-lama merasakan sakit itu, te. Good bye, tante Nungky. Good bye, Mak Bongky. You're free from your pain now. I know you're happy up there. I, my mom, your family, your friends, and your fans love you. You were a good friend for us, a good mom for your daughter and son, and we will never ever forget you and your smile. Here some photos and memories you had with my mom. Rest in peace, Mak..
![]() |
| Mama dan Mak Bongky di sebuah hotel waktu umroh bareng ex-Trimurti '84 |
![]() |
| Mak Bongky (berkacamata hitam) dan temen-temen SMAnya waktu umroh bareng |
![]() |
| Mak Bongky (3 dari kiri) dan temen-temen SMAnya waktu kumpul bareng |
![]() |
| Mak Bongky (tengah) foto bareng temen SMAnya |
![]() |
| Mak Bongky dan mama waktu kumpul bareng ex-Trimurti '84 |
Thursday, September 13, 2012
Belum Pernah Segalau dan Serisau ini Sebelumnya
Mungkin kalian pernah berada dalam situasi yang membingungkan. Yang rumit. Complicated. Situasi dimana kita dan temen kita yang satu itu, yang sudah dekat itu, terjadi kesalahpahaman. Suasana jadi kikuk. Kaku. Ngga ada ngobrol-mengobrol. Semua jadi hening, keadaan berubah dari yang semula hangat menjadi dingin. Apa kalian pernah?
Sekarang aku sedang berada di dalamnya. Dan sesungguhnya aku berharap hal seperti ini ngga akan pernah terjadi, namun nyatanya terjadi juga sama aku. Dan aku harus melewatinya. Caranya? Entahlah. Aku pun ngga pernah nyangka semuanya akan jadi kaya gini.
Pernah kepikiran gini?
Pasti dia marah sama aku. Pasti dia ilfeel sama aku. Padahal itu semua bukan aku yang lakuin. Cuman salah paham. Bisa ngga sih semua jadi baik-baik aja kaya dulu?
Thursday, May 5, 2011
After A Long Hibernation (Eh?)

Long time no see, huh? Well, maafkan saya karena terlalu lama mengabaikan blog ini. Banyak hal yang harus saya selesaikan dan harus saya hadapi akhir-akhir ini sehingga waktu pun tersita untuk itu. Maaf! :)
Banyak hal terjadi selama aku nggak update di blog ini. Mulai dari UTS, ulangan harian, sakit, sakit hati (selalu), kegiatan FOKER, dll. Yaaa pasti ada seneng, sedih, bahagia (sama nggak sih sama seneng?), kecewa (sama juga nggak sih sama sedih?), dan hal yang paling aku suka dari semua pengalaman hidupku ini adalah: aku belajar untuk menjadi lebih kuat dan kembali seperti aku yang dulu.
Apa sih yang bikin aku mikir sampe kaya gini? Banyak. Dan aku udah lama banget mikir hal itu, tapi dulu aku masih lemah. Masih cengeng.
Sekarang, aku gak mau dianggap lemah lagi. Karena aku tau aku kuat. Dan aku bisa hadapin semua masalah di hidupku tanpa harus ngeluarin air mata lagi.
Aku sekarang punya prinsip. Dan aku memegang prinsipku. Aku gak mau jadi orang gak berprinsip yang plin plan dan bisanya cuman omdo. Aku gak mau harga diriku diinjek-injek. Aku gak mau diremehkan. Aku gak mau direndahkan. Karena aku wanita, dan wanita gak seharusnya diperlakuin seperti itu. Wanita itu harusnya dimuliakan.
Aku jadi tau masih banyak yang sayang dan peduli sama aku. Ada sahabat-sahabatku, ada mama, ada temen-temenku. Ketika aku jatuh, masih ada yang ngangkat aku dan ngebantu aku berdiri. Aku sekarang tau, kalau aku memang gak pernah ada di hati lelaki itu. Aku gak pernah dianggap berharga. Dan pengorbananku selama ini buatnya pun nyatanya sia-sia. Apa aku sedih? Tentu. Tapi aku nggak mau berlarut-larut dalam kesedihanku ini. Banyak yang mendukung aku, menemaniku ketika aku butuh, membantu menghapus air mata kekecewaanku, membuatku tertawa ketika aku menangis. Mereka semua yang menghargai aku, bukan LELAKI itu. Mungkin aku sempat berpikir bahwa dia-lah segalanya buatku. Mungkin pernah aku melupakan mereka yang selalu ada buat aku karena lelaki itu. Tapi kini aku sadar.
Mungkin aku dulu terlalu lemah untuk tidak memaafkan dan terlalu kuat untuk gampang memaafkan. Dan itulah mengapa AKU GAMPANG SEKALI DISAKITI.
Aku nggak akan menyebutkan semua sakit hatiku disini. Aku menghargai privasi orang lain seperti halnya aku menginginkan privasiku dihargai. Yang ingin aku tegaskan sekali lagi adalah, bahwa aku bukan lagi aku yang lemah. Aku kembali seperti aku yang dulu. Yang kuat, yang selalu tersenyum dan tak pedulikan masalah yang mengganggu.
THANKS FRIENDS AND BEST FRIENDS! YOU GUYS BRIGHTENED MY DAY THOUGH IT WAS THE DARKEST ONE :)
XOXO,
Rizky Nindy Lestari
at
12:31:00 AM
Topics:
Anger,
Boy,
Diary,
Pain,
People,
Quote,
School,
Sorry,
Tears,
Thoughts,
Upset
No comments:
Tuesday, March 8, 2011
Syumpexxxxxxx Tothemaxxxxxx
MAAF SAYA LAGI SYUMPEX (pake Y sama X biar keliatan sumpeknya). BELUM ADA POSTINGAN YANG (MUNGKIN) MENARIK. TERIMA KASIH.
Thursday, November 11, 2010
Have You Ever Miss Someone That You've Shouldn't Miss?
Well, I have. I miss a brother of mine, Yugo Artono. Okay, he's not my brother actually. He just an announcer that I adore too much. He used to announce at EBSFM, 105.9 FM, Surabaya. But, IDK since when he moved to Mercury, 96 FM. Because I rarely listening to the radio.
I know him, but I guess he doesn't know me *poor*, but he used to read my text which I sent on EBSFM. He always read my text with a laugh and that made me adore him. His voice is so cute and I like it! :3
Oh I still remember all the things I did with him (indirectly of course -_-). The one that always stay on my mind is when he hosted ML (Music Lyrics) on SBOtv and I called him! I DID TALK TO HIM FOR ABOUT 10 MINUTES! It was the most memorable moment I ever had :))
You know why I said that 'I shouldn't miss him'?
I know him, but I guess he doesn't know me *poor*, but he used to read my text which I sent on EBSFM. He always read my text with a laugh and that made me adore him. His voice is so cute and I like it! :3
Oh I still remember all the things I did with him (indirectly of course -_-). The one that always stay on my mind is when he hosted ML (Music Lyrics) on SBOtv and I called him! I DID TALK TO HIM FOR ABOUT 10 MINUTES! It was the most memorable moment I ever had :))
***
You know why I said that 'I shouldn't miss him'?
- I have a boyfriend, he should at this time that I MISS.
- Yugo has a girlfriend.
Tuesday, October 19, 2010
I'm sorry, honey. I didn't mean to hurt you.
As I told you before, this evening I'd go to chemist course. My daddy carry me up at 3.45 pm and my bf pick me up at 5.30 pm. I did call him for a ride, because I miss him so and I really want to had a little conversation with him.
Unfortunately, our communication goes bad. He couldn't catch what I was tell him about, and so do I. Then we had a bad fight. I saw his tears, and it means that I WAS HURT HIS FEELING. I know him. I know that he's not gonna cry for something he thinks unimportant for his life. AND SO I REALIZED, THAT I AM IMPORTANT FOR HIM! Oh boy, I can't see him like that. I can't see him cry. I feel very sorry about that. I WAS ABOUT GONNA CRY WHEN I SAW HIM CRY. It hurts my feeling a lot :'(
And it still happened until I was home. He still hurts, and I just do nothing. I said "Sorry" and it's not relieved me enough. I'm guilty. I didn't know what to do.
20 minutes later, he send me a message. As usual, he always text "I'm home" when he comes home. And I replied "Yes". And he replied "I'm sorry honey..."
Oh God, feels like I'm gonna cry at that moment for reading his message. Then I replied "Me too"
Damn, that's not the words I should say!
And we keep continuing texting each other. Now, I feel relieved for saying "I'm really sorry. I've hurt your heart" :) And Gooosh, oh he is the nicest man I ever knew. He said "I've forgive you, hon. Never mind. I know you don't mean to do that" :)
I love you.
Unfortunately, our communication goes bad. He couldn't catch what I was tell him about, and so do I. Then we had a bad fight. I saw his tears, and it means that I WAS HURT HIS FEELING. I know him. I know that he's not gonna cry for something he thinks unimportant for his life. AND SO I REALIZED, THAT I AM IMPORTANT FOR HIM! Oh boy, I can't see him like that. I can't see him cry. I feel very sorry about that. I WAS ABOUT GONNA CRY WHEN I SAW HIM CRY. It hurts my feeling a lot :'(
And it still happened until I was home. He still hurts, and I just do nothing. I said "Sorry" and it's not relieved me enough. I'm guilty. I didn't know what to do.
20 minutes later, he send me a message. As usual, he always text "I'm home" when he comes home. And I replied "Yes". And he replied "I'm sorry honey..."
Oh God, feels like I'm gonna cry at that moment for reading his message. Then I replied "Me too"
Damn, that's not the words I should say!
And we keep continuing texting each other. Now, I feel relieved for saying "I'm really sorry. I've hurt your heart" :) And Gooosh, oh he is the nicest man I ever knew. He said "I've forgive you, hon. Never mind. I know you don't mean to do that" :)
Honey, I'm sorry. I know I'm not the best for you. But I know, YOU ARE THE BEST FOR ME :)
I love you.
Saturday, December 12, 2009
Another Sad Story in December
why this December is sooooooo full of sad story?
setelah kemaren gue pernah cerita tentang temen2 gue yang banyak masalah asmara, dan gue yang lagi patah hati..
hari ini, ada lagi cerita sedih dari gue.
INNALILLAHI WA INNAILAIHI ROOJI'UUN..
kemaren, Jumat 11 Desember 2009, mamai sekaligus salah satu temen terbaik gue, Galih Raditya Pratama, meninggalkan gue dan semua orang yang menyayanginya untuk selamanya :'(
***
gue gak nyangka. amat sangat gak nyangka banget.
ya Allah, secepat itukah?
gue belom sempet minta maaf ke dia, belom sempet 'dipamitin' juga sama dia. ya Allah..
gue masih inget pas dulu kelas 9 gue sama ucul selalu jailin dia. ketawatiwi bareng. masih inget semua gaya dan tingkah lakunya yang terkesan jutek, tapi lucu! :D mai, semua itu bakalan gue kenang sepanjang masa. gak akan ada yang bisa gantiin posisi lo sbg mamai gue.
kejadian itu sangat cepat. gue gak nyangka akhir hidupnya berakhir tragis seperti ini..
kemaren. gue pulang sekolah langsung capcus tidur dan aktifin alarm di handphone jam 2. trus entah kenapa tiba2 gue terbangun jam 1an. dan pikiRAN gue saat bangun itu cuman tertuju pada handphone gue! pas gue cek, ada 3sms masuk sama 2 miss called. sms pertama dari kak oka, kedua dari hilal, dan terakhir dari uculs.
gue pertama kali tau dari hilal, tapi gue kira hilal cuma becandaan doang. karena isi smsnya:
from: .Ka Hilal.
Inalilahi.gale g ad umurnx. .kecelaka.an
nah? sapa jg yg ngira kalo itu sms beneRAN? gue cuman ngiRANya waktu itu mamai kecelakaan doang. gak sampe meninggal gt. isi smsnya ucul jg bilangnya mamai kecelakaan. eh tapi beberapa saat kemudian gue nerima sms lagi dari dimas..
from: .Gapuro Hero.
Innalilahi wainnailaihi raji'un.,
Tlah plang ke rahmatullah...
Ananda galih raditya...
Mhon smwa kslahanx d m'afkan...
Amin...
sumpah waktu itu gue SHOCK bgt! gak nyangka! gue bales: HA SUMPAH?
eeeh gak lama ucul jg sms gue, katanya bener mamai udah gak ada. ya Allah ya Robbi, gue berasa mimpi waktu itu. gak pcaya bgt kalo mamai udah gak ada. selamanya. masa sih?
akhirnya tanpa ba bi bu be bo gue langsung cabut kerumah ucul buat liat keadaannya di RS. pas nyampe RS disana udah banyak anak smasa yang nangis, yang mukanya pada bengong gak percaya. ya Allah..
gue pertama kali nemuin imam disana. gue tanya gimana kronologisnya. imam udah gak bisa banyak cerita, dia udah nangis sesenggukan. gue gak tega liatnya. trus imam tanya ke gue, "gak pgn liat galih ta?" yaaaaa karena penasaRAN jg akhirnya gue iyain dan nyari ke UGD
karena gue gatau UGDnya itu dimana, gue tanya deh sama pak2 dan mbak2 yg jualan disana. trus kata mbak2nya, "yg kecelakaan td itu tah dek? udah dibawa ke KM"
lah. pikir gue KM yg dimaksud itu kamar mandi. tapi pas gue tanya, "KM??" dijawab, "iya kamar mayat"
GLEDERRRRRR!
serasa pengen pingsan gue. ya Allah, berarti bener?? OMG T-T
pas gue liat jasadnyaa, ya Allah sumpah gue gakuat. lgs gue kabur dari instalasi jenazah dan numpahin semua tangisan gue brg imam & ucul. disana byk temn2 gue yg jg pada nangis, tmasuk didin yang slalu haha hihi everywhere terlihat nangis gakuat liat temennya yg udah kaku :(
akhirnya untuk penghormatan terakhir gue ke mamai, gue nemenin jasadnya dia sampai pada tempat peristirahatan terakhir. bener2 gak pcaya kalo dia udah gak ada. selamanyaa
mai..
maafin gue ya mai, selama ini gue sering bgt usilin lo mai. ganggu2. tapi gue gak ada maksut apa2 mai..
gue bener2 ngerasa kehilangan seoRANg mamai..
semua kenangan kita akan terkenang slalu di hati gue mai. gak mungkin terlupa.
semoga disana lo tenang disisiNya ya mai..
tetp bahagia mai.
we will always love you mai. forever always.
Subscribe to:
Posts (Atom)











