Showing posts with label Happy. Show all posts
Showing posts with label Happy. Show all posts

Tuesday, January 5, 2016

Tahun Lalu Ngapain Aja Ya?

Assalamu’alaikum aloha apa kareba naon atuh xie xie gamsahamnida~

Setelah sekian lama nggak nulis apa-apaan di mari, akhirnya Nindunia kembali ke hadapan kalian semua di tahun yang baru ini. Pinyuyer saudagar-saudagar sekaliaaan! Gimana gimana, tahun baruan kemarin ngapain aja? Ngeliatin mantan jalan sama pacar barunya kembang api sambil gegoleran di pinggir pantai? Bakar kenangan bersama mantan pake api cemburu jagung dan barbekyuan ala ala? Atau bobo bobo gemas aja di rumah? Nggak penting kayak gimana kalian ngerayain pergantian tahun kemarin, yang penting itu berbakti sama kedua orang tua. Oke sip.

Gimana basa-basiku tadi? Basi ya? Ya udah ya udah, langsung ke topik obrolan aja, yuk. Nindunia kangen kalian semua nih. Pengen cerita-cerita lagi. So, biar selaras (((njir selaras))) sama judul blogpost-nya, aku mau refleksi gitu, apa aja sih yang udah dilakuin dan didapat selama setahun kemarin. (#nowplaying Kahitna – Setahun Kemarin). Belom telat kan ya buat flashback dikit? Belom laah, bel-nya belom bunyi ini. #apaannjir #garinglau #jayuslau #galuculau #andylau

Emangnya tahun 2015 lalu ngapain aja dah?

Saturday, December 27, 2014

C2O Library and Collabtive: Surganya Buku Impor

Selamat hari Sabtu-menuju-malam-minggu, saudagar-saudagar sekalian!~
Udah pada ngerencanain nggak, mau malam mingguan ke mana? Kalau kalian masih bingung mau ke mana lagi di Sabtu malam ini, nih aku mau ngasih satu rekomendasi tempat. Tapiiiiii, tempat ini kayaknya kurang cocok kalau buat pacaran-gandengan-liat liatan-suap suapan-atau apapun kegiatan anak pacaran biasanya. Rekomendasi aku kali ini bakalan pas buat pasangan muda *tsaelah* atau jejombloan yang hipster, anti-mainstream, bosen sama tempat nongkrong yang gitu-gitu aja, dan pastinya, hobi baca.

YEP! Di postingan ini, Nindy mau ngerekomendasiin satu perpustakaan yang asik banget di Surabaya. Nama perpusnya C2O Library and Collabtive. Kayak apa sih bentuknya? Nih...

Penampakan C2O Library and Collabtive begitu nyampe.
Sebelumnya, aku mau kasih tau dulu kalau semua foto yang ada di postingan ini diambil pas malem, jadi maapin yak kalau banyak noise dan fotonya agak burem. Sebenarnya udah lama banget mau bikin postingan ini, sekitar akhir 2013-an gitulah, tapi kok ya baru di-post pas mau 2015. Heuheu. :B

Oke, cukup basa-basinya. Lanjut deh C2O Library tuh gimana sih?

Saturday, October 11, 2014

Le Cafe Gourmand: Es Krim dan Cone Warna-warni

Selamat siangggg saudagar-saudagar sekaliaaaan! (eh, atau pagi? Atau sore? Atau malam? Tergantung kalian sih bacanya kapan)
Sebelum kalian baca postingan ini lebih jauh, aku mau kasih pengumuman nih: username twitter dan instagramku sekarang ganti ke (at)nindunia. Oke, gitu aja pengumumannya.
By the way, udah lama nih nggak ngasih kalian info tentang tempat-tempat asik di Surabaya. Naaah, berhubung pas banget nih lagi weekend, aku mau berbagi keceriaan bersama kalian yang bertanya-tanya, "Enaknya weekend ini pergi ke mana yaaa?"

Sebelumnya, aku mau tanya dulu.
Siapa yang suka jajaaaan?
Yang suka es kriiiiim?
Yang suka foto-fotoin makanan terus di-upload ke instagram? *ngacung dewe*
Yang suka dia tapi nggak berani ngungkapin? *nggak ngacung* *bukan aku*
Kalau dari pertanyaan-pertanyaan di atas kalian menjawab YA, berarti postingan ini adalah kabar gembira untuk kita semua! Kulit manggis kini ada ekstraknya!

Coba bayangin lelehannya itu disruput siang-siang...
Nggak usah bingung, bimbang, resah, gelisah, atau gundah gulana mau pergi ke kedai es krim mana yang sudah pasti enak. Daripada kalian nyobain beberapa tempat es krim tapi belum pasti kelezatannya *tsaelah*, dateng aja ke Le Cafe Gourmand. Menurut Gugel Trenslet, cafe berarti kafe atau tempat nongkrong lucuk, dan gourmand berarti a person who enjoys eating and often eats too much atau bahasa gaulnya: orang yang doyan makan. Di Surabaya, Le Cafe Gourmand ini ada di tiga titik; Lingkar Dalam Barat Graha Famili, Jalan Pregolan No. 2, sama di Jalan Raya Kupang Indah No. 1. Kalau yang waktu itu aku datengin sih yang di Pregolan, di tengah kota soalnya. Awal nyari lokasinya sih sempat muter-muter, tapi kemudian aku inget kalau Le Cafe Gourmand ini pasti sebelahan sama Boncafe. Langsung deh menuju Boncafe dan ternyata.................. emang kafe satu ini agak nyempil gitu pemirsah. :/

Friday, August 8, 2014

Road to Asian Fashion Week: The Press Conference

Bentar bentar, kayaknya aku belum ngucapin ini deh ya...........oke, aku ucapin.

Rizky Nindy Lestari mengucapkan...
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN, TAQABALLAHU MINNA WA MINKUM. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435H, maafin salahnya akuh yaaawhh *sebar cium* *sebar angpo* *eh ga jadi deh, buat aku sendiri aja angponya*

Maafkan ucapan yang telat tadi, yah. Iyah.
Well, jadi begini. Masih inget kan ya kalau aku magang di SHE Radio sampe awal September nanti? Naaah, selama 1 bulan lebih ini, aku dapet baaanyak banget pengalaman di sini. Tapi ada satu yang paling berkesan hingga hari ini. Yaaah, bisa nebak lah dari judul tulisan akyuh *kedip kedip lucuk*

IYA GAES, IYA! AKU MENGHADIRI PRESSCON SALAH SATU EVENT BERGENGSI! KYAAAA~~ *berlarian* *ke pelukan Rio Dewanto* *kemudian dijambak Atiqah Hasiholan* *yasudahlah*

Kok bisa sih?
Jangan jangan ilegal, ya? Nyusup, ya?
Jadi gini ceritanya...

Friday, August 1, 2014

Liebster Award #2

Jadi waktu ngecekin komentar di blogpost sebelumnya, ternyata seseorang ngasih aku hadiah ini buat awal pertemanan. Terima kasih mbak Ruri, sudah aku terima dengan hati gembira Liebster Award-nya! :D

Ini bukan pertama kali blogku dapet Liebster Award. Tahun lalu, aku juga dapet Liebster Award dari blogger lain. Kalian bisa baca blogpost tentang Liebster Award-ku yang pertama di sini.

Buat yang belum tau Liebster Award itu apa, nih aku jelasin dikit. Sesuai embel-embel 'award'-nya, Liebster Award itu sejenis hadiah estafet dari satu blogger ke blogger lain. Blogger yang dapet award harus bikin blogpost tentang Liebster Award di blognya. Isi postingannya: sebelas hal tentang diri blogger penerima award, sebelas jawaban untuk sebelas pertanyaan dari blogger yang ngasih award, dan sebelas pertanyaan untuk sebelas blogger lain yang mau dikasih Liebster Award.

Saturday, June 28, 2014

Omah Ketan: Cemilan Murah Mengenyangkan

Assalamu'alaikum, umat manusia!
Nggak kerasa ya, besok udah puasa aja. Etapi ada juga sih yang udah ngejalanin puasa hari ini. Well, entah besok entah tadi, Rizky Nindy Lestari mau ngucapin, minal aidin wal faidzin, semoga puasanya lancar buat semua yang menjalankan. :')

Anyway, memasuki H-1 (atau H+1) puasa, aku mau berbagi keindahan nih. Coba, siapa yang suka nyemil? *ngacung sendiri*
Yang suka jajanan pasar? *ngacung sendiri*
Yang suka jajanan murah? *ngacung sendiri*
Yang suka dia tapi dia suka yang lain? #bukanaku #sungguh

Kalau kalian sama sepertiku yang suka nyemil, apalagi jajanan pasar dan mureeeh, nih aku kasih tau satu tempat di Surabaya yang bakalan memuaskan hasrat kuliner kalian. Namanya Omah Ketan. Sesuai dengan namanya, tempat kuliner ini nyediain makanan berbahan dasar ketan. Tapi selain ketan, mereka juga nyediain berbagai macam cemilan lainnya seperti roti bakar, ronde, dan lain sebagainya.

Penampakan Omah Ketan dari luar.

Posisi Omah Ketan ini lumayan deket sama kampus aku, di daerah MERR. Tepatnya sih di Jalan Penjaringan Sari 11B Surabaya. Sebelah kanan jalan kalau kamu dari arah STIKOM. Sebelah kiri jalan kalau kamu dari arah Omah Ketan *ribet amat*. Yah pokoknya di situ lah, nggak jauh dari daerah Rungkut.

Tuesday, June 24, 2014

Postest yang Tidak Biasa

Assalamu'alaikum, para pencari Tuhan! #EdisiMauRamadhan
Kalau dilihat dari arsip blogku, ternyata aku belum pernah ngomongin tentang apa yang kupelajari selama kuliah di jurusan Multimedia Broadcasting (MMB) ini secara gamblang. Hmm, setelah hampir dua tahun aku menetap sebagai mahasiswi paling yuhuu biasa saja di sana, aku pingin membagi cerita tentang, "Gimana sih kuliahnya anak MMB?" Pasti banyak yang penasaran kaaan? Iya kaaan? Iya dooong. #maksabanget

Eh tapi, kalian tahu nggak aku kuliah di kampus mana? Jangan-jangan pada nggak tau..........
Aku kuliah di kampus PENS, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Yoi, kampus yang terkenal banget sama robot. TAPI EH TAPI! Multimedia Broadcasting-nya juga nggak kalah famous kok sama robotnya. Buktinya, jurusanku dipercaya banyak instansi -khususnya instansi pendidikan- buat bikinin iklan untuk mereka. Daaan, sudah sering ditayangkan di tipi kalian, loh. Hebat kaaan :')

Oke, back to topic. Jadi, menilik dari masa lalu *halah*, di semester satu sampai dua, aku lebih banyak dikenalkan dengan hal-hal yang berbau multimedia. Seperti contohnya, mata kuliah Publishing yang ngajarin gimana cara bikin poster, brosur, dan advertising things yang kece. Mata kuliah Web Development yang ngajarin tentang HTML5, CSS, dan dunia per-koding-an lainnya yang berhubungan dengan situs web. Ada juga mata kuliah Audio Video Recording & Editing yang ngajarin gimana bikin video yang apik, audio yang nggak ecek-ecek, dan perintilan lainnya. Yang paling seru di semester dua nih, ada mata kuliah Photo & Camera Editing, atau lebih dikenal dengan matkul Fotografi. Di sini, kita diajarin gimana ngatur ISO, shutter speed, diafragma, cara ngambil foto yang keren, dan pastinya diajakin hunting foto sampai ke mana-mana! Asik banget kaaan?

Nah, sementara itu di semester tiga sampai empat, kita, mahasiswa MMB, udah mulai dikenalkan dengan dunia Broadcasting-nya. Kita belajar Sistem Komunikasi, Studio Camera & Lighting, Broadcasting Studio, Multimedia Networking, Dasar Jurnalistik, sampai Studio Aksesoris.
Di blogpost kali ini, aku mau cerita tentang postest (semacam kuis tapi untuk praktikum) menjelang UAS dari matkul Studio Aksesoris yang seru banget. Nih, aku tunjukin spoiler-nya.

Ini postest loh, ya. Bukan main-main iseng di studio.

Jadi...

Wednesday, April 9, 2014

The Cowboy Burger: Burger-nya Koboi

Di zaman yang udah canggih kayak gini, kita nggak perlu repot-repot pergi ke Amerika dulu buat nyicipin makanan khas negeri Paman Sam itu. Tinggal mampir ke mal-mal atau pergi ke resto fast food terdekat, pasti udah langsung nemuin berbagai macam makanan cepat saji ala Amrik. Salah satunya yang jadi favorit adalah Burger, roti yang ditumpuk dengan daging, selada, tomat, dan sentuhan mayones serta saos. *ngiler*

Nah, salah satu kedai yang spesialisasinya menjual burger adalah The Cowboy Burger. Di Surabaya, kedai ini (untuk sementara) hanya tersedia di dua mal, Tunjungan Plaza (TP) dan East Coast Pakuwon City. Di TP, The Cowboy Burger terletak di lantai 5 TP 1, tepatnya di Studio Food Court. Kebetulan kemarin aku nyobain yang di TP nih.

Kedai The Cowboy Burger di Tunjungan Plaza Surabaya

Awalnya aku nggak tau kalau ada kedai yang khusus menjual burger kayak The Cowboy Burger ini. Jadi ceritanya, kemarin waktu aku jalan-jalan bareng temen di TP, salah satu temenku nyeletuk, "Eh, Nin! Lumayan nih!" sambil nunjuk ke arah banner iklan gede yang bertuliskan, "Paket hemat, Deal 50: Hanya 50ribu berdua." Sebagai anak kos sejati, siapa yang nolak kalau ada paket hemat? :D

Wednesday, March 12, 2014

Minggu Pagi yang Tidak Biasa

Saat itu Minggu, 9 Maret 2014. Pukul setengah delapan pagi aku sudah berada di sebuah taman favorit kota Pahlawan yang meraih beberapa penghargaan bergengsi, Taman Bungkul. Ya, setiap hari Minggu memang kawasan Taman Bungkul dibebaskan dari segala bentuk kendaraan bermotor, yang biasa disebut dengan Car Free Day (CFD). Hari itu, aku berkumpul dengan beberapa teman untuk mengajak warga Surabaya yang sedang CFD-an untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan menghemat kertas dan tisu. Kami membuat sebuah mini workshop perihal bagaimana membuat kertas-kertas bekas menjadi satu barang yang lebih berguna. Banyak barang baru yang kami buat dalam mini workshop tersebut, diantaranya paperbag dari kalender bekas, pigora foto dari kertas karton bekas, dan masih banyak lainnya. Tidak hanya itu, kami juga memberi beberapa warga Surabaya yang membawa botol minum isi ulang secara cuma-cuma karena telah ikut peduli lingkungan dengan tidak membeli air minum kemasan. Aku tidak pernah mengira menyebarkan cinta terhadap Bumi akan semenyenangkan ini.



-dalam rangka tugas kuliah Dasar Jurnalistik-

Sunday, March 2, 2014

Rasanya Tidak Rela #30

Halo, Bosse @PosCinta!
Hari ini tepat tiga puluh hari program #30HariMenulisSuratCinta yang aku dan teman-teman pecinta lain ikuti. Itu artinya, hari ini adalah hari terakhir aku bisa mengirimkan surat cinta melalui bantuan Bosse dan tukang pos lain. Sedih rasanya, ada sedikit ketidak-ikhlasan untuk mengakhirinya. Aku seperti sudah menjadi bagian dalam rutinitas menulis yang awalnya memaksaku untuk memeras otak, merangkai kata demi kata menjadi satu surat cinta yang indah.

Tapi, Bosse, ada kabar baik. Kabar baiknya adalah aku berhasil beristiqomah selama tiga puluh hari berturut-turut tanpa cela demi merampungkan #30HariMenulisSuratCinta. Ini merupakan sebuah kemajuan yang cukup pesat buatku. Karena sebelumnya aku juga sudah pernah mengikuti program menulis serupa, namun hasilnya tidak seberhasil ini. Selalu ada saja hari yang terlewat. Namun kali ini tidak. Aku berhasil, Bosse! Aku berhasil!

Aku ingin mengucapkan terima kasih pada Bosse yang sudah memberikan ruang bagiku dan kawan-kawan pecinta lain untuk menyebarkan cinta melalui surat-surat yang kami tulis. Terima kasih juga karena sudah memfasilitasiku untuk mengungkapkan perasaan cinta yang selama ini hanya mampu kupendam lewat program Surat Kaleng. Aku benar-benar lega telah menyatakan apa yang kurasa pada seseorang di sana, Bosse. Yah, walaupun masih tersisa deg-degannya, sih. Hehehe.

Oiya, kabarnya Bosse mengadakan gathering di Bandung, ya? Andai saja Bosse juga mengadakannya di Surabaya, aku pasti datang. Aku ingin bertemu para pecinta, tukang pos, dan Bosse tentunya, secara langsung. Pasti sangat menyenangkan bisa kopi darat bersama kalian. Adakanlah di Surabaya dong, Bosse... Ya?

Ah, belum apa-apa aku sudah rindu menulis surat cinta lagi. Untuk menunggu hingga tahun depan rasanya tak sanggup. Tapi sekali lagi aku benar-benar mengucapkan terima kasih pada Bosse dan para tukang pos yang sudah mau direpotkan oleh kami para pecinta untuk mengirimkan surat-surat cinta yang kami tulis. Terima kasih, aku sayang kalian!

Sampai jumpa di #30HariMenulisSuratCinta selanjutnya, Bosse dan kawan-kawan! :D



Surabaya, 2 Maret 2014.
Rizky Nindy Lestari.

Thursday, February 20, 2014

Cie, Berkepala Dua Nih #20

Hai, Romaaa.
Hari ini kamu mengulang hari kelahiran yang ke-20 kalinya, loh! Gimana, Rom, rasanya jadi makin tua? Siap nggak, menempuh umur dua puluh yang kata orang-orang bakalan kerasa cepet banget berjalannya?

Maaf ya, Rom, di hari spesialmu ini aku belum bisa ngasih kado layaknya orang-orang yang sedang berulangtahun lainnya dapatkan. Tapi, sebagai teman yang baik, aku, Ravita, Yesi, dan Sarah nggak akan melewatkan ulang tahunmu begitu saja. Kamu harus lihat video yang sudah kita buat, yaa. Toh, tadi kamu ada di sana kan waktu kami bikin videonya. Kurang romantis apa coba teman-temanmu ini, Rom.

Rom, ingat nggak, hari ini di bus kamu jejogetan aneh waktu lagu Oplosan diputar di bus. Apakah ini pertanda bahwa kamu sudah siap menjadi tua, wahai Roma? Aku tidak tau. Hanya kamu dan rumput bergoyang saja yang tau.

Sekali lagi, selamat menua ya, Romaaaa!



Solo, 20 Februari 2014.
Dari temanmu yang paling romantis.

Monday, February 3, 2014

House of Sampoerna: Bukan Museum Rokok

Ketika mendengar kata "House of Sampoerna", apa yang ada dalam pikiran kalian? Rumah Sampoerna? Rumah yang dimiliki oleh seseorang bernama Sampoerna, seperti House of Syahrini, begitu? Atau mungkin kalian terpikir akan sebuah merek rokok ternama di Indonesia, Sampoerna, dan mengira House of Sampoerna adalah pabrik pembuatan rokok merek tersebut? Kalau kalian berpikir begitu, maka bisa dipastikan kalian belum pernah mengunjungi tempat ini.

Bukan tumpukan lego yang ditopang oleh pilar-pilar dari rokok

House of Sampoerna, adalah sebuah museum yang terletak di kawasan 'kota tua' Surabaya, lokasinya nggak jauh dari Tugu Pahlawan atau Jembatan Merah, dua ikon kota Surabaya. Nah, awalnya aku nggak tau nih HOS letaknya di mana dan bentuknya kaya apa. Aku menyambangi museum ini ditemani Yesi, karena dia sudah pernah ke sana dan masih ingat rutenya lewat mana aja. Bukan tanpa alasan aku tiba-tiba kepikiran untuk main-main ke HOS; aku ke sana untuk tugas mata kuliah fotografi, di mana bapak dosen menugaskan kami untuk berkelompok dengan dua anggota saja dan membuat satu photobook bertemakan Surabaya.

Friday, January 31, 2014

It's Officially Released!

Hello everyone! Glad to announce you that my blog has changed its name! Yep yep, kalian yang sering baca blogku pasti langsung nyadar begitu lihat headernya. Kalau kalian penasaran kenapa aku ganti nama dan penampilan blog, klik aja gambar location pink yang ada cangkirnya di sidebar sebelah kanan :D

Okay, hari ini adalah Jum'at terakhir di Januari, tepat di penghujung bulan, bertepatan pula dengan tahun baru Cina atau Imlek! Buat semua teman-teman Cina aku, Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai Le, angpao na lai :))

Taken from my instagram account

Hem, ngomongin soal Imlek, percaya nggak sih kalau aku sebenarnya ada keturunan Cina? Nggak percaya kan, aku juga awalnya nggak percaya nih. Secara nggak ada muka-muka oriental. Mata juga nggak sipit-sipit amat, apalagi kulit. Beuh, nggak ada putih-putihnya. Tapi ini beneran, loh. Yang ngasih aku keturunan Cina ini ibunya mama aku. Tapi entah kenapa, dari empat anaknya nenekku ini, yang mukanya oriental banget cuman tante aku. Mama pun enggak. :|

Mungkin ini juga nih yang bikin aku suka banget sama perintilan oriental. Baju cheongsam? Punya. Lagu-lagu mandarin? Banyak yang hafal. Bahasa mandarin? Bisa sih, dikit, sisa-sisa kelas 1 SMA dulu. Aku juga punya lumayan banyak teman Cina, yaah nggak banyak-banyak amat lah. Mayoritas sih mereka tinggal di Surabaya. Dulu bisa kenal waktu sama-sama ikutan lomba dan kursus di tempat yang sama.
Lah, ini kenapa malah cerita-cerita gini ya? Hihi ya sudah lah nggak apa-apa, lagian udah lama juga kan nggak cerita-cerita kaya gini di blog :D

Anyway, aku ikutan #30HariMenulisSuratCinta dan #SahabatPosCinta, nih! Jadi, siap-siap aja ya selama 30 hari ke depan blogku bakalan rame lagi, tapi kali ini dengan surat-surat cinta hihi^^

Friday, January 17, 2014

Hello, Nineteen!

Halo semuaaa! Akhirnya punya kesempatan buat ceritain tiga belas Januari-ku yang kesembilan belas. Yay!

Nah, jadi begini...
Pas bulan Desember, kira-kira pertengahan bulan, teman-temanku udah pada semangat menyambut tahun baru. Yesi sering bilang, "Duh, udah tanggal 20 ya... Hmm nggak sabar bentar lagi tahun baruuuu..." Teman lainnya juga kurang lebih menunggu hal yang sama. Kayanya sih cuman aku yang nggak excited sama sekali menyambut pergantian tahun. Malah penginnya Januari jangan cepat-cepat datang. Nggak biasanya emang. Dulu nih, Januari adalah bulan yang paling kutunggu kedatangannya. Ya tentu aja karena aku ulang tahun di bulan Januari.

Trus, kenapa dong aku nggak se-excited biasanya dalam menyambut Januari?
Hmm, awalnya sih, aku mikir "Ulang tahun yang ini pasti nggak istimewa lah. Biasa aja pasti." Nah dengan pemikiranku yang kaya gitu, alhasil hari-hari menuju ulang tahunku pun kulalui dengan biasa saja. Nggak ada semangat-semangatnya, nggak ngebayangin ntar mau ngapain di tanggal tiga belas, nggak minta kado ini itu ke mama papa, nggak berharap banyak lah pokoknya. Lempeng aja gitu.

Pas hari-H, aku yang biasanya nge-aktifin paket BIS (BlackBerry Internet Service) pas ulang tahun, sengaja nggak beli pulsa biar nggak tergoda nge-aktifin paketan. Selain karena nanti kalau aku aktifin paketnya BBMku bakalan dibajak sama Ika dengan ngirim broadcast message geje nan memalukan, aku juga pengin tahu, siapa aja sih yang masih inget ulang tahunku dan berusaha ngucapin. Alhamdulillah melalui cara ini, pertanyaanku tadi terjawab.

Yang ngucapin selamat ulang tahun memang nggak seberapa banyak, tapi ya inilah jawaban dari pertanyaanku. Aku senang karena beberapa teman masih mau meluangkan waktunya buat ngirim sms di pagi buta. Yang lebih berkesan buat aku sebenarnya kalau ada yang ngucapin langsung lewat lisan, bukan tulisan. Alhamdulillah lagi orang-orang yang ngucapin langsung adalah orang-orang yang memang kusayangi; mama papa dan sahabat-sahabatku, walaupun ada seorang teman yang sepertinya lupa dengan hari itu. Ya sudah, tak apalah. Mungkin dia sedang sangat sibuk, we'll never know, huh?

Selain itu, ulang tahun kesembilan belasku kemarin ternyata nggak se-biasa yang kubayangkan. Aku dapat tiga kejutan dan tiga kue ulang tahun. Asik banget, kan? :p

Tuesday, January 14, 2014

Hal Ini #19

Bertemu lagi denganku.

Maafkan karena terlalu lama melewatkan proyek #30HariMenulis yang kubuat sendiri. Rupanya aku gagal beristiqomah terhadapnya. Sedih memang, namun apa boleh buat. Beberapa hari lalu, badanku tak cukup sehat untuk menghadap layar komputer jinjing, apalagi untuk menulis beberapa paragraf di blog ini. Belum lagi seminggu kemarin aku berhadapan dengan ujian akhir semester dan ketiadaan pulsa modem. Lengkaplah sudah. Tapi tidak apa-apa, aku senang ternyata posting blog untuk proyek ini sudah lumayan banyak dibanding proyek menulis istiqomah yang kulakukan sebelumnya, #CeritaDariKamar.

Ada banyak sekali hal yang ingin kuceritakan pada kalian. Selagi aku menunggu hadirnya pulsa modem dan berakhirnya ujian akhir, aku selalu menyimpan tulisan-tulisanku di memo ponsel dan Microsoft Word laptop. Karena, ya, aku ingin berbagi gagasan dengan kalian, para pembaca blogku yang entah ada atau tidak.

Kemarin, tepat tanggal tiga belas Januari, usiaku bertambah. Tidak, aku belum tua. Masih berusia belasan. Di usiaku ini, aku bertekad pada diri sendiri untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik, yang mampu mengontrol emosi, apapun bentuknya. Aku tak ingin lagi menjadi seorang yang memiliki tingkat pengalihan mood yang cepat; sebentar mangkel sebentar gembira. Aku ingin menikmati hidup di dunia yang kata mereka hanya sementara. Aku ingin menyebarkan senyum, kebahagiaan, dan tentu saja hal-hal positif yang masih bisa kulakukan selama aku bernafas.

Ingin sekali aku menceritakan bagaimana aku menanggapi tiga belas Januari-ku yang kesembilan belas. Ah namun rasanya kurang lengkap jika tanpa jepretan foto yang menggambarkan perasaan bahagiaku kemarin. Tunggu sampai aku pulang ke rumah ya, nanti akan kutuliskan pikiranku tentang hari bertambahnya usia dan hal-hal yang membuatku bahagia dan bersyukur.

Terima kasih untuk segala nikmat ini, ya Allah.
Terima kasih karena membuatku mengerti beberapa hal.
Terima kasih karena memberiku orang-orang terbaik yang mengelilingi.
Terima kasih karena memberiku mama, papa, dan Rere.
Terima kasih karena memberiku sahabat-sahabat yang punya bermacam sifat.
Terima kasih karena menyadarkanku akan pikiran salahku.
Terima kasih karena aku masih bisa berterima kasih kepadaMu dan mereka.



NB:
Teman-temanku manis sekali. Ika mengirimiku ini untuk ulang tahunku, Yesi menuliskan ini, dan Ayu membuatkan ini. Terima kasih, teman-teman. :*

Wednesday, December 25, 2013

Hal Ini #10

Maafkan karena kemarin tidak sempat menuliskan sesuatu untuk proyek #30HariMenulis. Sebagai gantinya, aku akan membuat dua tulisan hari ini.

Kemarin, sahabat lama sekaligus (mantan) teman satu kamar kos, Ayu, akhirnya menemukan kesempatan untuk bertemu aku dan teman-teman lain. Senang? Bahagia? Gembira? Sudah pasti. Kami sudah lama menanti saat kepulangan Ayu ke Surabaya, bahkan kami sudah membuat daftar apa-apa saja yang akan dilakukan selama Ayu di Surabaya.

Tapi...
Ternyata harapan nggak sejalan dengan kenyataan. Ayu cuman punya waktu nggak sampai dua hari di Surabaya. Kemarin dia datang pukul delapan malam, yang artinya nggak memungkinan bagi kami untuk menghabiskan waktu di luar. Setelah melalui satu diskusi panjang, akhirnya kami putuskan untuk mengenang masa-masa ketika Ayu masih merantau di kota yang sama dengan kami esok hari (hari ini).

Pagi ini, kami mengawali hari dengan pergi ke kampus. Awalnya sih, karena aku memang ada kumpul untuk satu acara jurusan, namun ternyata Ayu menyusulku dan kami berjumpa beberapa teman. Selepas dari kampus kami beranjak mencari tempat makan. Kami berangkat berlima; Ayu, Aku, Yesi, Ravita, dan Sarah. Tapi setelah makan siang, Sarah terpaksa balik duluan karena ada janji. Yah, walau tanpa Sarah, acara melepas rindu bareng Ayu harus tetep jalan, dong! Makaaa, kami pun tancap gas menuju Tunjungan Plaza (TP).

Tentu saja di sana kami tidak melewatkan satu hal yang sangat ingin kami lakukan dan masuk dalam to do list saat bertemu Ayu; photo box! Yap. Kami menunggu antrean yang, wuh, panjaaaang sekali. Kukira di hari libur ini mereka tidak punya kegiatan lain selain menangkap diri mereka sendiri dalam beberapa lembar gambar berwarna, tapi hey, aku juga melakukannya!
Setelah menunggu cukup lama, kami berempat pun masuk ke dalam 'kotak' ajaib yang bisa menghasilkan lembaran foto. Bergaya begini, bergaya begitu, ah, sungguh menyenangkan. Satu hal yang jarang bisa kami lakukan bersama Ayu. Hal ini, kusebut dengan "Menangkap Momen".

Seperti kata orang, setiap pertemuan pasti ada perpisahan.
Sekarang, Ayu sudah kembali ke kota kelahirannya, Kediri. Untuk beberapa lama, kami tidak akan bisa bertukar cerita penuh ekspresi lagi. Memberi lambaian selamat tinggal dan kecupan pipi kanan-kiri pada Ayu hampir membuatku tersedu. Aaaah Ayuuu, aku masih rindu padamuuu.

Oh iya, nanti akan kuunggah video yang telah kami buat untuk ulang tahun Ayu yang ke-19 pada 17 Desember lalu. Kalian, yang membaca blog ini, bisa coba cek videonya di akun YouTube aku.

Monday, August 5, 2013

#CeritaDariKamar Day 5: Surat Ucapan Terbaru

Senin, 5 Agustus 2013.

Setiap melihat empat lembar kertas yang kupajang di kamarku, aku teringat akan suatu momen. Dua lembar kertas dengan masing-masing satu kata, dan dua lembar lagi dengan bentuk surat ucapan.

Tiga belas Januari lalu, aku mendapat kejutan dari dua orang sahabat terbaikku, Ika dan Elita, kala aku masih dengan pulasnya tertidur. Tanpa membangunkanku, mereka menyanyikan sebuah lagu dengan lantang sambil membawa tulisan Happy Birthday di depan dadanya. Aku melepaskan pelukan guling, menyipitkan mata, kemudian perlahan mengubah posisi berbaringku. Mataku melek secara tiba-tiba dan kemudian tersenyum dengan nyawa yang belum terkumpul sepenuhnya.

Dari delapan belas tahun pergantian umurku, baru tahun ini aku diberi kejutan macam itu. Ya, hidupku tak seperti tayangan infotainment atau FTV yang menampilkan bentuk-bentuk kejutan ulang tahun. Hari itu aku benar-benar merasa spesial. Aku tak pernah mengharapkan, apalagi menyangka akan dikejutkan dengan cara yang menurutku indah.

Aku selalu suka menyimpan berbagai macam surat. Entah itu surat berisi kabar yang dikirimkan oleh sahabat pena di seberang sana, atau surat kuasa sekalipun, aku suka menyimpannya. Memandang sebuah surat layaknya memandang sebuah foto. Mereka tidak pernah gagal membawaku kembali pada sebuah masa yang memang tak akan terulang. Surat-surat dan foto-foto bercerita.

Dua surat ucapan dari sahabatku ini, membawaku kembali pada momen di mana mereka membuatku merasa spesial. Mereka memang selalu punya cara untuk membuatku merasa spesial, itulah mengapa aku sangat menyayangi mereka berdua.


*ikutan proyek Cerita Dari Dalam Kamar (#CeritaDariKamar) yang digawangi Bernard Batubara*

Monday, July 22, 2013

#CreativeCharity Surabaya by @shitlicious

Sudah lama nggak ngeblog gara-gara kesibukan kuliyeah, sekalinya ngeblog langsung ngebawa cerita seru. Nggak apa-apa lah yaa maklumin aja, maba (mahasiswa baru) kan suka (sok) disibukin sama jadwal kuliyeah dan kumpul ormawa ini itu. Nanti setelah aku jadi maba (mahasiswa bangkotan), pasti aku bakalan sering-sering ngeblog lagi kaya dulu.

Well, udahlah lupain cerita (sok) kesibukannya aku selama kuliyeah. Nah nah, di postingan yang ini, aku bakalan ceritain satu event yang diadain sama selebtwit kelas A (kemarin MCnya bilang gitu) sekaligus blogger dan penulis favorit kita. Yap. Alitt Susanto a.k.a @shitlicious! *terdengar suara tepuk tangan yang meriah dari kejauhan*
Jadi, kemarin, Minggu 21 Juli 2013, bang Alitt ngadain #CreativeCharity di Surabaya, tepatnya di R.O.D.O Coffee deketnya kampus ITATS. Sebelumnya, acara ini udah terlaksana di Jogja, Semarang, sama Jember. Nah, Surabaya jadi kota keempat yang dikunjungin bang Alitt dalam event #CreativeCharity ini.

Buat kalian yang belum tau atau mungkin bertanya-tanya, apa sih #CreativeCharity? Bisa dilihat di sini. Nah, sekarang kalian udah tau dan bisa ngira-ngira kan acaranya seperti apa? Oke, aku mau cerita dikit tentang #CreativeCharity di Surabaya.

Thursday, June 6, 2013

For The Very First Time

Well, this is a late post actually. A week ago, my classmates and I went to a cool studio in my city for our Photo Camera and Editing's assignment. Yeah, my major study has that PCE subject, as known as Photography class.

So, the theory-of-the-week was Indoor Photography: Studio. I was the asst. coordinator for that and my lecturer told me that we (my classmates and I) had to dress as gorgeous as possible. Exciting, right? We started it off with choosing two themes, then we decided what-to-wear. We picked two simple yet very nice themes, and chose the dress code.

My girl friends suggested me to wear a maxi-skirt but I disagree. I was like, "I wanna make a toughful look! I'm gonna wear my denim pants, brown boots, and a black handbag. Uyeay!" but then I was like, "Let's see where I put my boots for the last time...." and unfortunately I couldn't find my boots. I changed my own concept.